IYES Foundation Resmi Buka Champions for Peace Indonesia 2026, Libatkan 100 Pemuda dari Berbagai Daerah di Indonesia
Thalita Adristi Anindya
Tim Redaksi IYES
IYES Foundation Resmi Buka Champions for Peace Indonesia 2026, Libatkan 100 Pemuda dari Berbagai Daerah di Indonesia
Pekanbaru, 24 Juni 2026 — IYES Foundation secara resmi membuka rangkaian kegiatan Champions for Peace Indonesia 2026 melalui Opening Ceremony yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Cititel Pekanbaru, Selasa (24/6). Kegiatan ini menandai dimulainya program pengembangan kapasitas kepemimpinan pemuda yang diikuti oleh 100 peserta terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau, H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan kapasitas generasi muda dalam membangun masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan.
Champions for Peace merupakan program internasional yang digagas oleh Kofi Annan Foundation (Jenewa, Swiss) dan KRIS for Peace (Filipina), yang bertujuan memperkuat kapasitas generasi muda dalam membangun perdamaian, kohesi sosial, serta ketahanan komunitas. Pada tahun 2026, program ini dilaksanakan secara serentak di lima negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand dengan mengusung tema “Leading Change for Cohesive & Sustainable Futures.”
Di Indonesia, program ini diimplementasikan oleh IYES Foundation, organisasi kepemudaan yang berbasis di Pekanbaru dan telah lebih dari 12 tahun bergerak di bidang pendidikan, perdamaian, sosial, dan lingkungan.
Sebelum acara pembukaan dimulai, para peserta diajak berpartisipasi dalam sebuah aktivitas reflektif melalui Spanduk Harapan (Banner of Hope). Pada media tersebut, setiap peserta menuliskan harapan, tujuan, serta perubahan yang ingin mereka bawa pulang setelah mengikuti program. Ratusan pesan yang tertulis mencerminkan semangat dan keberagaman perspektif para peserta yang datang dari berbagai latar belakang daerah, organisasi, dan komunitas.
Spanduk Harapan kemudian menjadi simbol utama dalam prosesi peresmian program. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau, H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si., secara resmi menandatangani spanduk tersebut sebagai penanda dimulainya Champions for Peace Indonesia 2026 sekaligus bentuk dukungan terhadap penguatan peran pemuda dalam menciptakan perdamaian dan kohesi sosial di masyarakat.
Rangkaian Opening Ceremony diawali dengan penampilan Tari Persembahan Melayu Riau sebagai bentuk penghormatan kepada tamu dan peserta yang hadir dari berbagai daerah. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, perwakilan Kofi Annan Foundation, Anja Tresse, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus sekaligus penggerak perubahan. Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas komunitas dan lintas negara agar pemuda mampu menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia.
Sementara itu, Mulkiyah Muslimah, selaku Project Leader Champions for Peace Indonesia 2026, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program ini. Menurutnya, Champions for Peace diharapkan menjadi ruang belajar, ruang kolaborasi, sekaligus ruang aman bagi generasi muda untuk bertukar ide, memperluas perspektif, dan melahirkan berbagai inisiatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Perdamaian tidak tercipta secara otomatis. Perdamaian harus terus dibangun, dirawat, dan diperjuangkan melalui kesadaran, dialog, empati, serta tindakan nyata. Kami percaya bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari keberanian anak muda untuk peduli, berani mendengar, berani memahami perspektif yang berbeda, dan berani mengambil peran,” ujar Mulkiyah Muslimah.
Executive Director IYES Foundation, Cut Annisa Utami, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Champions for Peace merupakan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks. Ia berharap program ini dapat melahirkan lebih banyak inisiatif sosial berbasis komunitas yang berfokus pada isu perdamaian, sosial, dan lingkungan.
“Dunia tidak selalu membutuhkan orang yang paling pintar. Dunia membutuhkan lebih banyak orang yang peduli, berempati, dan berani mengambil peran ketika dibutuhkan. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama program ini dapat dibawa kembali ke daerah masing-masing dan menjadi dampak nyata bagi komunitas,” ungkap Cut Annisa Utami.
Dalam sambutan sekaligus peresmian kegiatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau, H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada IYES Foundation atas terselenggaranya program bertaraf internasional ini di Provinsi Riau. Ia juga menyampaikan pesan dari Plt. Gubernur Riau yang menyambut hangat kehadiran seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta berharap program ini dapat memperkuat kolaborasi, persatuan, dan semangat kepemudaan dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat.
Setelah prosesi peresmian dan penandatanganan Spanduk Harapan, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan serta Welcoming Dinner yang menjadi ruang awal bagi para peserta untuk saling mengenal dan membangun jejaring lintas daerah sebelum memasuki rangkaian pelatihan inti.
Selama program berlangsung pada 24–28 Juni 2026, para peserta akan mengikuti berbagai sesi pengembangan kapasitas yang mencakup topik resiliensi, kesehatan mental, Psychological First Aid (PFA), kohesi sosial, kepemimpinan pemuda, serta pengembangan inisiatif sosial berbasis komunitas. Program ini juga membuka peluang bagi peserta untuk mengajukan proposal aksi sosial melalui skema Seed Grant, yang akan mendukung implementasi inisiatif perdamaian dan pemberdayaan masyarakat di daerah masing-masing.
Melalui Champions for Peace Indonesia 2026, IYES Foundation berharap dapat memperkuat kapasitas generasi muda Indonesia sebagai agen perubahan yang mampu membangun ruang-ruang dialog, kolaborasi, dan aksi nyata demi terciptanya masyarakat yang lebih damai, inklusif, dan berkelanjutan.
Tentang IYES Foundation
IYES Foundation (Indonesian Youth Education & Social) merupakan organisasi kepemudaan yang berbasis di Pekanbaru dan telah bergerak selama lebih dari 12 tahun di bidang pendidikan, perdamaian, sosial, dan lingkungan. Melalui berbagai program pengembangan kapasitas, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor, IYES Foundation berkomitmen mendorong peran aktif pemuda dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat.
Tentang Champions for Peace
Champions for Peace merupakan program internasional yang digagas oleh Kofi Annan Foundation dan KRIS for Peace untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam membangun perdamaian, kohesi sosial, dan ketahanan komunitas. Program ini saat ini dilaksanakan di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Informasi Lebih Lanjut
Media & Communication Officer IYES Foundation Email: communication.iyes@gmail.com Instagram: @iyesindonesia